PTPN IV Regional 4 Gelar Bimtek untuk Peningkatan Kualitas Benih Tanaman Perkebunan

JAMBI - Kualitas benih bibit yang unggul dan bersertifikat memiliki dampak signifikan dalam hasil produksi perkebunan, termasuk kelapa sawit. Kesadaran akan pentingnya hal ini mendorong PTPN IV Regional 4 dan Dinas Perkebunan untuk mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Produsen Benih Tanaman Perkebunan.

 

Acara bimbingan ini diselenggarakan pada Rabu (21/2/2024) di Mess Kebun Teh Kayu Aro Kerinci yang dimiliki oleh PTPN IV Regional 4 Jambi. Bimtek tersebut dihadiri oleh Dirjen Pembenihan Kementerian Pertanian Perkebunan, Gunawan SP, MSi, Kepala Dinas Perkebunan Jambi, Ir Agus Rizal, serta SEVP Operation PTPN IV Regional 4, Ifri Handi Lubis, dan Pemulia Tanaman DR. Retno Hulupi.

 

"Langkah dan arah benih yang kita tanam akan berdampak pada hasil produksi dan produktivitas tanaman selama siklus tanam hingga 40 tahun. Oleh karena itu, kita membutuhkan benih yang unggul, bersertifikat, dan memiliki label jaminan mutu benih," ungkap Kepala Dinas Perkebunan, Ir Agus Rizal.

 

Agus menekankan pentingnya kualitas tenaga produsen dalam memastikan kualitas benih. Dia mengajak PTPN IV Regional 4 Jambi untuk memberikan bimbingan kepada produsen bibit, terutama dalam hal peningkatan sumber daya manusia yang terampil dan handal dalam proses pembibitan yang unggul. Hal ini mencakup penerapan standar pembenihan yang diakui secara nasional oleh Kementerian Pertanian dan Perkebunan.

 

"Untuk mendapatkan benih unggul, produsen juga harus memiliki keterampilan yang unggul dan handal. Dengan demikian, ketika mereka melakukan pembenihan, kita memiliki keyakinan yang lebih besar terhadap kualitas benih yang dihasilkan. Kami akan melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan standar pembenihan terpenuhi," jelas Agus Rizal.

 

Di sisi lain, SEVP Operation PTPN IV Regional 4, Ifri Handi Lubis, menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap upaya peningkatan kemampuan tenaga pembenihan bibit perkebunan, termasuk kelapa sawit, kopi, dan teh. Menurutnya, tenaga pembenihan yang terampil dan berkualitas akan menghasilkan benih unggul dan berlabel standar nasional.

 

"Kami sangat mengapresiasi upaya ini. Bimtek ini tidak hanya meningkatkan kemampuan tenaga pembenihan, tetapi juga membuka peluang kerja baru. Ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," tambah Ifri Handi Lubis.(tya)

Related Posts
              
              
              
              
img