Home | E-Procurement | Karir | Hubungi Kami | News Alert | Peta Situs

Pangkalan Lima Puluh Kota (PLK)

PROFIL PABRIK KARET

I.      LATAR BELAKANG/SEJARAH BERDIRINYA PABRIK

1.     RENCANA BAHAN  BAKU OLEH KARET

Kebun pangkalan LimaPuluh Kota, pembangunan kebun dengan komoditi tanaman karet, salah satu kebun pengembangan dari PT. Perkebunan III Sei sikambing Medan.

  • Kebun inti :
  1. Afdeling-I tahun tanam 1981 seluas                 =          739,12 Ha
  2. Afdeling- II tahun tanam 1983 seluas              =          488,85 Ha
  3. Afdeling-III tahun tanam 1991 seluas             =          340,01 Ha

JUMLAH                  =      1.567,98 Ha

  • Kebun Plasma:
  1. Tahun tanam 1983/1984 seluas                         =       1.174,00 Ha
  2. Tahun tanam 1984/1985 seluas                         =          330,00  Ha
  3. Tahun tanam 1985/1986 seluas                         =        1.718,00 Ha

JUMLAH                    =       3.222,00 Ha

TOTAL                         =       4.789,98 Ha

Sejalan dengan perkembangan pertumbuhan, tanaman Karet mengalami peralihan promosi menjadi tanaman menghasilkan (TM).

  1. Kebun Inti promosi ke Tanaman Menghasilkan (TM) pada tahun 1992.
  2. Kebun Plasma promosi ke Tanaman menghasilkan (TM) pada tahun 1994/1995.

2.      PRODUKSI KARET

  • Produksi kebun inti menghasilkan sejak tahun 1992, produksi karet dari  lapangan bentuk phisik getah susu.
  • Produksi Kebun Plasma menghasilkan sejak tahun 1994, produksi karet dari lapangan bentuk phisik Cup Lump/Compo.

3.      PROSES PENGOLAHAN PRODUKSI KARET.

  • Produksi getah susu dari kebun inti diolah menjadi produksi slab, dipabrik mini yang dibangun pada tahun 1991/1992 lokasi di Sei Tamaran. Pengolahan produksi Inti dari getah susu sampai dengan menjadi bahan baku dilaksanakan di pabrik mini sejak tahun 1992 sampai dengan tahun 1994 sebelum dibangun pabrik karet.
  • Bahan baku hasil oleh Pabrik mini serta produksi Cup Lump dari kebun Plasma, pengolahan untuk menjadi SIR, proses pengolahan selanjutnya dikirim ke pabrik PT. Rickry Crumb Rubber di pekan baru dengan program baru titip olah.
  • Pelaksanaan kerja sama titip olah antara perusahaan PTP.III dengam PT.Rickry berlangsung selama tanaman karet sudah berproduksi sampai dengan selesai dibangun pabrik pengolahan karet di kebun Lima Puluh Kota.

4.      PEMBANGUNAN PABERIK KARET DI PANGKALAN LIMA PULUH KOTA.

Sejalan dengan meningkatnya produktifitas produksi karet di Pangkalan Lima Puluh Kota baik di kebun Inti maupun di kebun Plasma, pihak management memutuskan: Dikebun Pangkalan Lima Puluh Kota dibangun pabrik pengolahan karet dengan kapasitas 20 Ton kering/hari.

5.      PROSES PEMBANGUNAN PABRIK.

  • Surat permohonan Diraksi PTP.III (Persero) Medan No. 03.2/X/33/1992 tanggal 18 Juli 1992 tentangb perizinan prinsip pembangunan pabrik CRF sesuai Perda nomor 11 tahun 1992.
  • SK Bupati No. 188.342/98/HUK-1992 tanggal 20 November 1992.
  • Pembangunan Pabrik dimulai pada bulan September tahun 1993 sesuai kontrak kerja nomor: 03.06/SP/09/1993 tanggal 1 September 1993 pelaksanaan pembangunan oleh PT. Shatya Bhakti Medan, dengan kapasitas olah 20 Ton kering atau 300 Ton kering/bulan.
  • Pembangnan Pabrik dilaksanakan mulai tahun 1993 seleai tahun 1995.
  • Komisioning Pabrik mulai dilaksanakan pada tanggal 16 September 1995 dilaksanakan pada bulan Februari tahun 1995.
  • Peresmian Pabrik mulai dapat dioperasikan dilaksanakan pada tnggal 16  September 1995 diresmikan oleh Mentri Pertanian RI (Prof. Dr. Ir. Syafruddin Baharsyah) dilaksanakan oleh:
    • Pemda TK.I Provinsi Sumater Barat
    • Pemda Tk.II Provinsi Sumatera Barat
    • Unsur Musfika Kec. Pangkalan Koto Baru.
    • Kenagarian, Nini Mamak Gunung Malintang
    • Direksi PTP. III beserta Staf dan Karyawan/ti kebun Pangkalan 50 Kota

II.      LETAK LOKASI PABRIK

1.     Letak geografis.

Di Jorong Lubuk Ameh Kenagarian Gunung Malintang Kecematan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota.

2.      Jarak Lokasi.

  • Unit Usaha PLK ke Kota Kecematan                      =          12 Km
  • Unit Usaha PLK ke Kota Kabupaten                       =          78 Km
  • Unit Usaha PLK ke Provinsi                                         =      195 Km

3.      Ketinggian Letak Geografis Alam.

  • Ketinggian DPL                                                =          ±146 – 238 M.
  • Topografi berbukit                                         = < 25% sapai bergunung> 25%
  • Topografi berombak                                      = 3% sampai agak bergelombang<15%
  • Iklim                                                                     = diantara 15º LU dan 15º LS.

III.      PENGELOLAAN LINGKUNGAN LIMBAH

  • Hasil pemeriksaan  air limbah dari UPTD balai Laboratorium Kesehatan Sumatra Barat tanggal 25 Maret 2006, tanggal 4 Desember 2006, tanggal 9 April 2007, tanggal 23 November 2007, tanggal 24 Juni 2008, tanggal 26 November 2008, dan tanggal 18 Juni 2009.
  • Efluent Treatment Plant Lay Out CRF Unit Usaha PLK.

IV.      STASIUN – STASIUN DI PABRIK

  • Stasiun Timbangan Digital.
  • Stasiun Penerimaan Bahan Baku (BOKAR).
  • Stasiun Olah Kering.
  • Stasiun Pengolahan.
  • Stasiun Gudang Pallet.
  • Stasiun Pusat Tenaga Listrik.
  • Stasiun Pompa Air (Water Intake)
  • Stasiun Bengkel Umum.
  • Laboraturium.
  • Kantor Pabrik.

V.      PRESTASI / PIAGAM / PENGHARGAAN YANG TELAH DIPEROLEH

  • Sertifikat ISO 9002 : 1994 tahun 2002.
  • Sertifikat ISO 9001 :  2000 Maret 2007 s/d Maret 2010.
  • Sertifikat Produk (SNI) 9 Desember 2008.
  • Piagam penghargaan pengendalian lingkungan hidup (Amdal) dari Gubernur Sumatra Barat, Bapak Gunawan Fauzi.