OUTLOOK MINYAK SAWIT: Produksi diprediksi naik 6,4%
JAKARTA: Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memprediksikan produksi minyak kelapa sawit pada tahun ini naik 6,4% atau 1,5 juta ton menjadi 25 juta ton dibandingkan dengan produksi tahun lalu 23,5 juta ton.
Kepala Bidang Pemasaran Gapki Susanto mengatakan penanaman kelapa sawit pada 2008 dan 2009 akan mulai menghasilkan tandan buah segar (TBS) pada tahun ini, sehingga akan menambah produksi komoditas itu 1,5 juta ton sepanjang 2012.
“Produksi [CPO] akan meningkat, karena penanaman [kelapa sawit] pada periode 2008 sampai dengan 2009 pada tahun ini sudah masuk ke produksi. Penanaman sawit pada 2008 dan 2009 sudah akan mulai berproduksi pada tahun ini,” ujarnya saat Konferensi Pers Outlook Kelapa Sawit 2012 hari ini.
Peningkatan produksi itu 1,5 juta ton itu, katanya, akan membuat ekspor minyak kelapa sawit pada tahun ini meningkat.
Gapki memprediksikan ekspor CPO dan produk turunannya pada 2012 naik 6,1%-9,1% menjadi 17,5-18 juta ton dibandingkan dengan realisasi ekspor pada tahun lalu 16,5 juta ton.
Dia memaparkan peningkatan ekspor minyak kelapa sawit pada 2011 tujuan Afrika Utara, Timur Tengah, dan Rusia naik sekitar 1 juta ton.
Eskpor minyak kelapa sawit ke China pada tahun lalu naik 20% menjadi 2,9 juta ton dibandingkan dengan 2010 sebanyak 2,4 juta ton. “Ekspor minyak kelapa sawit ke India [pada 2011] stagnan sebanyak 5,7 juta ton.”
Ekspor CPO dan produk turunanya ke Eropa pada tahun lalu turun menjadi 3,5 juta ton dibandingkan dengan tahun sebelumnya 3,7 juta ton.
Ekspor minyak kelapa sawit ke Pakistan pada tahun lalu hanya 120.000-130.000 ton. Padahal, ekspor komoditas itu ke Pakistan pada 2007 mencapai 1 juta ton. Kami mengharapkan ekspor CPO dan produk turunannya ke Pakistan pada 2012 mencapai 800.000 ton.”
Susanto memprediksikan kebutuhan konsumsi domestik akan stagnan, sehingga peningkatan produksi minyak kelapa sawit 1,5 juta ton akan diekspor.
Kebutuhan minyak kelapa sawit di dalam negeri, lanjutnya, sudah mulai jenuh, kecuali jika ada peningkatan pendapatan per kapita. “Peningkatan produksi 1,5 juta ton diteruskan sebagai peningkatan ekspor.
Data asosiasi itu mencatat konsumsi minyak kelapa sawit domestik pada 2010 sebanyak 5,5 juta ton naik 12,7% menjadi 6,2 juta ton pada 2011.
Dia memperkirakan konsumsi CPO dan produk turunannya di Tanah Air pada tahun ini tidak berbeda jauh dengan tahun lalu yaitu sekitar 6,0-6,5 juta ton. (sut)

Dapatkan informasi PTPN VI terbaru melalui RSS Feeds atau e-mail anda disini.
