HARGA KARET: Terbantu Ekonomi AS & China

large_karet__2_JAKARTA: Harga karet di pasar global mulai naik menyusul membaiknya kondisi perekonomian di Amerika Serikat dan China.

Namun, pengusaha dan petani karet harus tetap mengantisipasi kemungkinan penurunan harga komoditas itu karena kondisi ekonomi di Eropa yang belum stabil.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Asril Sutan Amir mengatakan harga karet saat ini berada pada level US$3,75 per kg.

Harga tersebut lebih baik dibandingkan dengan pada awal Desember yakni US$3,51 per kg. Pengusaha karet akhir tahun lalu mengkhawatirkan harga bisa terus jatuh ke bawah US$3 per kg.

“Kondisi perekonomian di AS sudah mulai membaik, meskipun belum seperti yang diharapkan. Yang terpenting, pertumbuhan ekonomi di negara itu sudah positif,” jelas Asril, siang ini.

Menurutnya, yang perlu dikhawatirkan saat ini adalah kondisi perekonomian negara-negara di Eropa di mana belum juga menunjukkan tren positif.

Asril mengatakan peningkatan harga karet pada awal tahun ini juga dipicu karena tingginya harga minyak dunia akibat krisis di Iran sehingga menyebabkan lonjakan harga karet sintesis.

Dia mengungkapkan dampak buruk dari peningkatan harga karet adalah petani terlalu berlebihan melakukan penyadapan sehingga merusak pohon.

“Kalau pohon rusak, itu tidak akan bagus untuk kelangsungan masa depan. Petani memang sedang menikmati harga karet yang meningkat ini,” paparnya. (tw)

Sumber : bisnis.com

Leave a Response

Please note: comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.