Rimbo Bujang

LATAR BELAKANG/SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA PABRIK

1.1  LATAR BELAKANG

Proyek kebun Rimbo Dua adalah salah satu kebun eks PTP VI yang ditanami kelapa hibrida dan kakao. Pada tahun 1997 tanaman kakao dan kelapa hibrida telah dikonversi menjadi kelapa sawit akibat adanya serangan kakao mud, lahan kebun Rimdu yang telah ditanam kelapa sawit tahun 1999 adalah seluas 3.914 Ha, terdiri dari:

-            Tahun Tanam 1995                                              :    415 Ha.

-            Tahun Tanam 1996                                              : 1.085 Ha.

-            Tahun Tanam 1997                                              : 1.300 Ha.

-            Tahun Tanam 1998                                              : 1.089 Ha.

-            Tahun Tanam 1999 s/d September 1999         :      25 Ha.

Sejak tahun 1999 Produksi TBS Rimdu telah dikirim untuk diolah ke pabrik Bunut yang berjarak ± 250 km, cukup jauh dari Kebun Rimdu sehingga memerlukan biaya transport dan akan mempengaruhi mutu CPO yang dihasilkan. Disamping itu proyek Solok Selatan yang berjarak ± 150 km dari Kebun Rimdu tahun 2001 juga sudah akan menghasilkan TBS sebagai hasil konversi dari tanaman karet seluas 3.026 Ha.

1.2  MAKSUD DAN TUJUAN

Berdasarkan hasil produksi dan luas areal tanaman di Rimdu dan Solok Selatan, maka pendirian pabrik Rimdu sudah sangat mendesak. PTP Nusantara VI (Persero) merencanakan membangun PKS Rimdu untuk mengolah hasil produksi dari Kebun Rimdu, Solok Selatan maupun petani binaan di daerah sekitar Rimdu dan Koto Baru, Sawahlunto/Sijunjung, dengan kapasitas 30 ton TBS/jam.

Pada tahun 2002 Kebun Rimbo Dua dan Rimbo Satu  mulai produksi, maka pada awal tahun 2005 di bangun Pabrik Kelapa Sawit dengan Kap. 30 Ton TBS/ jam model Konvensial yang mengolah TBS menjadi CPO dan Kernel.

Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Rimbo Dua yang dimulai pada bulan Februari 2005 dan selesai pada bulan Agustus 2006. Commisioning Pabrik Kelapa Sawit Rimbo Dua dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan dan pada tanggal 28 Nopember 2006 pabrik Kelapa Sawit diresmikan oleh Bapak Drs. Zulkifli Nurdin selaku Gubernur Provinsi Jambi di tandai dengan penandatanganan Prasasti Peresmian.

Pabrik Kelapa Sawit Rimbo Dua menghasilkan limbah cair dan limbah padat yang di aplikasikan  ke Areal  Tanaman Kelapa Sawit.

LETAK LOKASI PABRIK

A. LETAK  PABRIK

Pabrik Kelapa Sawit Rimbo Dua merupakan salah satu dari 5 PKS yang dimiliki PTP.N VI (Persero) yang di bangun diatas tanah seluas ± 12 Ha, eks lokasi Crumb Rubber Factory (CRF) yang sudah tidak beroperasi lagi sejak pertengahan tahun 2003. PKS ini berlokasi di Desa Karang Dadi Kec. Rimbo Ilir Kab. Muara Tebo berjarak ± 290 Km ke arah Barat dari ibu kota Provinsi Jambi.

Pabrik Kelapa Sawit Rimbo Dua terletak pada ketinggian 90 - 125  Dpl dan berada pada Koordinat 101°50´ BT dan 1°5´ - 1°5´ - 1°30´ LS.

Luasan Lahan Peruntukan PKS terdiri  dari :

-       Bangunan PKS  4.587,8 M²

-       Bangunan Gudang Baru 4.473, 0 M²

-       Bangunan Gudang Lama 240,0 M²

-       Bangunan Work Shop  340,0 M²

-       Bangunan Perumahan Karyawan 46.500,0 M²

-       Areal Kompos  34.000,0 M²

-       Lapangan Bola Kaki 10.000,0 M²

-       Halaman/Tanaman Pabrik 19.859,2 M²

B. Wilayah Kerja

Sumber bahan baku TBS (Tandan Buah Segar) yang masuk ke PKS Rimbo Dua berasal dari Kebun Seinduk antara lain:

-       Kebun Rimbo Dua

-       Kebun Rimbo Satu

-        Kebun Solok Selatan