HUT RI ke-65 di PTPN VI, Komisaris Bacakan Pidato Meneg BUMN

Pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-65 pada tanggal 17 Agustus 2010 di lingkungan Kantor Pusat PTP Nusantara VI (Persero) berlangsung dengan hidmat. Upacara yang diikuti oleh para karyawan/ti, Komisaris dan Direksi serta tamu undangan ini berlansung di halaman Kantor Pusat PTPN VI (Persero) Jl. Lingkar Barat KM 10 Kotabaru Jambi.

Komisaris Utama PTPN VI (Persero) Marzuki Usman, selaku pembina upacara membacakan pidato Meneg BUMN dalam sambutannya menyampaikan rasa puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena anugerah kemerdekaan Republik Indonesia ini adalah berkat adanya ridho dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

Peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan ke-65 Republik Indonesia dengan tema : Dengan semangat proklamasi 17 Agustus 1945, kita sukseskan reformasi gelombang kedua, untuk terwujudnya kehidupan berbangsa yang makin sejahtera, makin demokratis dan makin berkeadilan, dalam sambutannya Meneg BUMN juga menyampaikan, bahwa sejarah keberadaan BUMN terkait erat dengan sejarah perjuangan bangsa. Beberapa BUMN bahkan dibentuk dengan aset-aset bangsa yang dibebaskan dari cengkraman penjajah oleh para pejuang nasional selama perang kemerdekaan. Relevansi keberadaan BUMN ini terus berlanjut pada periode perjuangan bangsa selanjutnya dalam mengisi kemerdekaan yang telah diraih, untuk mewujudkan masyarakat indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur sesuai yang diamanatkan Pembukaan UUD 1945.

BUMN merupakan salah satu penggerak utama perekonomian nasional. Dengan berbagai kondisi yang melekat padanya, BUMN memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang di hampir semua sektor usaha, penguasaan pangsa pasar yang dominan, kepemilikan aset yang besar, brand image BUMN, pengalaman usaha BUMN, dan profesionalisme SDM. Upaya-upaya untuk mengoptimalkan potensi tersebut akan mendukung pencapaian kebijakan dalam mendorong pertumbuhan dan menjaga stabilitas ekonomi makro nasional.

Indikator peran penting BUMN antara lain dapat terlihat pada jumlah 141 BUMN saat ini dengan total aset yang sangat besar, pada akhir tahun 2009 telah mencapai Rp 2.234 triliun, atau setara dengan 40% PDB. Diproyeksikan pada tahun 2014, Total aset yang dimiliki seluruh BUMN akan jauh meningkat menjadi Rp 11.000 triliun.

Keberadaan BUMN di 19 sektor usaha memperkuat keterkaitan antara BUMN dengan masyarakat banyak, sehingga keberadaan BUMN tidak hanya terasa dalam aspek ekonomi namun juga menyentuh aspek-aspek sosial, budaya dan kemasyarakatan. Beberapa sektor strategis bahkan secara dominan dikuasai oleh BUMN.

Selain itu dalam pidatonya, Meneg BUMN juga mengingatkan bahwa tugas kita sebagai insan negara yang bertanggung jawab atas pengelolaan BUMN untuk terus menggali dan mengembangkan segenap potensi BUMN guna terus meningkatkan peran pentingnya dalam dinamika perkembangan pembangunan bangsa.

Momentum peringatan proklamasi kemerdekaan ini harus dimanfaatkan untuk senantiasa meningkatkan kinerja BUMN dengan meninggalkan praktek-praktek yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance, bekerja keras secara berdisiplin dan berdedikasi tinggi sambil terus mengupayakan terciptanya level playing field persaingan usaha yang lebih baik bagi BUMN melalui harmonisasi berbagai peraturan perundang-undangan.

Usai pelaksanaan upacara bendera acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada karyawan yang telah mengabdi selama 25, 30 dan 35 tahun di PTPN VI yang diserahkan langsung oleh Komisaris Utama Marzuki Usman didampingi Dirut PTPN VI, Iskandar Sulaiman serta para Direktur Bidang. (drk)

Leave a Response

Please note: comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.