Home | E-Procurement | Karir | Hubungi Kami | News Alert | Peta Situs

Harga CPO Jambi Melandai

JAMBI –  Harga minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dari perusahaan mengalami penurunan pekan ini. Harga CPO sebelumnya Rp 6.997 per kilogram (kg) menjadi Rp 6.970 per kg.

“Ya tren sekarang sedikit menurun sekitar 27 poin untuk CPO dan sawit,” kata Sekretaris Gapki Jambi Nasrul Hadi kepada Tribun, Kamis (20/6).
Penurunan harga CPO dan kelapa sawit ini disebabkan melemahnya permintaan dari negara pengimpor sawit seperti Maslayia dan Thailand, karena masih tingginya stok minyak mentah negara tersebut. Sedangkan harga tandan buah segar (TBS) Jambi juga menunjukkan tren penurunan hingga pekan depan.
Harga TBS untuk usia produktif Rp 1.522 per kg menjadi Rp 1.516 per kg. “Harga TBS mengikuti harga CPO yang juga turun karena memang permintaan menurun,” katanya lagi.
Sementara itu Ketua Apkasindo Jambi, Muhammad mengatakan produksi sawit milik petani secara umum masih stabil. Permasalahan turunnya harga menurutnya, masih dipengaruhi mekanisme pasar dan ketergantungan terhadap negara pengimpor. “Kalau produksi kita sudah mulai bagus, permintaan menurun karena stok mencukupi,” ulasnya.
Dia berharap dengan berlakunya Permentan nomor 14 tahun 2013 tentang penentapan harga TBS, akan mampu memulihkan harga sawit yang mengalami penurunan. Karena dengan berlakunya permentan tersebut otomatis biaya 5 persen dalam harga TBS tidak ada lagi dan ini bisa mendongkrak kenaikan sawit petani.
“Kita harap kedepan dengan berlakunya permentan ini sawit kita bisa merangkak naik di perusahaan,” harapnya.

Berdasarkan data terakhir yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi nilai ekspor minyak nabati (CPO) Jambi pada April 2013 mengalami penurunan secara signifikan sebesar 50,99 persen. Dari 6,00 juta dolar AS menjadi 2,94 juta dolar AS, terutama terjadi penurunan di negara tujuan ekspor Malasyia dan Thailand senilai 774.828 dolar AS.

Sumber : tribunnews.com