Berita

Permintaan dari India & Tiongkok Pulihkan Harga CPO

IT Team | Rabu, 27 September 2017 - 10:46:46 WIB | dibaca: 128 pembaca

 

Jakarta, Harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dibuka di level lebih tinggi pada Selasa 26 September 2017.

Sebelumnya harga CPO anjlok ke level terendah dalam lebih dari sebulan akibat pelemahan minyak kedelai dan penurunan tingkat permintaan India dan Tiongkok.

 

 

Berdasarkan riset tim Monex Investindo Futures, Selasa 26 September 2017, kenaikan harga minyak mentah sebanyak tiga persen pada Senin, memberikan sentimen positif pada harga CPO.

Ditambah dengan data ekspor produk CPO Malaysia dari Intertek Testing Services dan Societe Generale de Surveillance yang menunjukkan kenaikan sekitar 15-16 persen dalam periode 1-15 September.

Salah satu trader di Kuala Lumpur mengatakan bahwa tingkat permintaan mulai turun, nampaknya pemintaan yang tinggi dari dua konsumen besar, India dan Tiongkok, mulai pudar dan mungkin bisa berlangsung hingga akhir tahun.

Sebelumnya, Tiongkok dan India telah  menambah tingkat permintaannya menjelang festival mid-Autumn dan Diwali di bulan Oktober, di mana tingkat konsumsi biasanya meningkat.

Selain itu, harga minyak kedelai turun sebanyak satu persen di Chicago Board of Trade pada Senin, sementara minyak kedelai di Dalian Commodity Exchange turun sebanyak 1,1 persen.

Secara teknikal, harga CPO masih berpotensi untuk pulih ke level 2,735 ringgit per ton hari ini, dengan penembusan ke atas level tersebut akan membuka jalan untuk kenaikan menuju level 2,790. Sementara untuk pergerakan turun, break ke bawah level support 2,680 akan memicu tekanan turun lebih lanjut menuju support di level 2,570.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : METROTVNEWS.COM





Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)