Berita

harga cpo dunia

Harga CPO Kembali Naik di Hari Keempat

IT Team | Selasa, 10 Oktober 2017 - 08:14:37 WIB | dibaca: 445 pembaca

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) berhasil meraih penguatannya kembali pada perdagangan hari keempat berturut-turut, Jumat (6/10/2017).

Kontrak berjangka CPO untuk Desember 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, naik 0,07% atau 2 poin ke posisi 2.722 ringgit per ton pada pukul 11.29 WIB.

Harga CPO sempat tergelincir ke zona merah ketika dibuka dengan pelemahan 0,37% atau 10 poin di level 2.710, setelah pada perdagangan Kamis (5/10) berakhir menguat 0,18% di posisi 2.720.

Menurut Gnanasekar Thiagarajan, kepala strategi perdagangan dan lindung nilai di Kaleesuwari Intercontinental, minyak sawit kembali terangkat oleh survei yang mengindikasikan bahwa peningkatan jumlah persediaan tidak terlalu mengkhawatirkan.

“Faktor penting yang telah mempengaruhi pasar secara positif adalah survei yang mengindikasikan bahwa jumlah persediaan tidak naik sebanyak yang pasar khawatirkan selama
musim produksi yang tinggi,” ujar Thiagarajan, seperti dikutip dari Bloomberg.

Jumlah persediaan minyak sawit Malaysia diperkirakan naik 3,1% (m-o-m) menjadi 2 juta ton pada September, sedangkan tingkat ekspor naik 8,1% (m-o-m) menjadi 1,61 juta ton.

Menurut Thiagarajan, risiko penurunan terhadap bursa berjangka sawit adalah melemahnya ekspor ke depan.

“Begitu musim festival mereda dari India, tingkat permintaan secara keseluruhan bisa berkurang saat musim dingin mendekat dan minyak sawit cenderung memadat,” lanjutnya.

Turut menopang sawit, nilai tukar ringgit hari ini terpantau lanjut melemah 0,20% ke posisi 4,2368 per dolar AS pada pukul 11.11 WIB, setelah pada perdagangan Kamis (5/10) ditutup terdepresiasi 0,02% di 4,2285.

 

Pergerakan Harga CPO Kontrak Desember 2017

Tanggal

Level

Perubahan

6/10/2017

(Pk. 11.29 WIB)

2.722

+0,07%

5/10/2017

2.720

+0,18%

4/10/2017

2.715

+1,19%

3/10/2017

2.683

+0,64%

2/10/2017

2.666

-1,08%

Sumber: Bloomberg

 


Video Terkait:





    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)